Selasa, 25 Agustus 2009

Dari Majalah Ubud Community

Yang terhormat Ubud Community Magazine,

Saya sangat tertarik dengan surat dari salah satu pembaca anda dan editorial bulan Juli Ubud Community Magazine, masalah pengemis di Ubud. Saya amat memahami situasi ini menimbulkan banyak pertanyaan karena mengemis tidak sesuai dengan budaya Bali.

Untuk menjawab pertanyaan ini, maka diperlukan pemahaman yang mendalam dan berdasarkan fakta terhadap situasi dari ‘pengemis wanita yang malas’ ini. Oleh karena itu saya ingin mengundang semua orang termasuk editor Ubud Community News untuk pergi ke Muntigunung, Karangasem untuk melihat dan menyelami bagaimana orang-orang harus hidup dalam lingkungan seperti ini dan untuk mengamati dengan mata kepala anda sendiri bagaimana air, kerja dan pekerjaan berubah pada masyarakat. Naik sedikit ke Cangkeng anda akan melihat sekitar 25 wanita bekas pengemis (yang dulu biasa mengemis di jalanan di Ubud), bekerja dengan senang. Jumlah pengemis di jalanan di Ubud sudah berkurang 50% semenjak awal tahun ini.

Yayasan Masa Depan Untuk Anak yang diwakili oleh Anak Agung Bagus Soerio Mataram dari Ubud, dan presidennya, Asri Kerthyasa and Konsul Kehormatan Swiss Jon Zurcher dari Denpasar sebagai anggota pendiri bekerja sama dengan yayasan Foundation Future for Children, Swiss (sebagai penggalang dana), dengan Yayasan Dian Desa dari Yogyakarta (sebagai manajer proyek), bersama-sama dengan Pemerintah Daerah Bali dan Karangasem, Universitas Udayana, Denpasar, Rotary Club Bali cabang Ubud beserta anggota dari Asosiasi Hotel Bali untuk mengatasi masalah ini. Semua lembaga-lembaga ini sangat memahami situasi dari perempuan-perempuan ini karena mereka memahami fakta yang melatarinya, dan mereka juga sangat memahami bahwa hanya Biksu Budha, berdasarkan falsafah hidup mereka, mengemis, sebagai sebuah tradisi, dan tidak ada perempuan dengan anaknya yang suka mengemis.

Permasalan yang berkaitan dengan pengemis bisa diatasi dengan memastikan pasokan air di masing-masing desa yang berjumlah 35 desa tersebut, dengan memberikan pekerjaan dan penghasilan dan dengan cara menciptakan pendidikan yang baik untuk semua anak-anak tersebut. Untuk informasi lebih rinci silahkan kunjungi www.zukunft-fuer-kinder.ch atau tulis langsung ke danielelber @hotmail.com.